
Mandiraja (10/01/2026) - Mengajar siswa SD semestinya guru lebih banyak memberi contoh. Berbeda dengan anak SMP, fokus guru adalah memberi motivasi dengan cerita. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Sukirno, M.Pd., alumni SMP Negeri 1 Mandiraja sekaligus Wakil Direktur Program Pascasarjana UMP. Menurut Prof Sukirno, guru harus menciptakan pembelajaran yang menggembirakan. Tidak mesti dengan permainan, bisa pula dengan humor. Tanda bahwa pembelajaran menyenangkan adalah sepulang sekolah anak-anak terlihat gembira.
Prof. Sukirno berbagi cerita dan pengalaman pada Sharing Session dalam rangka HUT ke-61 SMP Negeri 1 Mandiraja. Tema kegiatan "Cerdas Berintegritas Menuju Indonesia Emas" dengan mengulas tentang Pembelajaran Mendalam. Selain mengulik tentang bagaimana pembelajaran, Beliau menekankan bahwa teknologi hanyalah alat. Jangan sampai teknologi mendikte hidup manusia. Termasuk juga dalam pembelajaran di kelas. Penggunaan teknologi sekedar membantu guru, bukan hal yang wajib hadir dalam setiap pembelajaran.
Acara ini dihadiri oleh 31 orang guru SD/MI dan 15 orang guru SMP Negeri 1 Mandiraja. Guru SD/MI berasal dari pendamping kegiatan lomba antar siswa yang dilaksanakan pada waktu yang sama. Audiens terlihat antusias. Tiga penanya memberikan pertanyaan yang berbobot. Acara yang dipandu moderator Nia Sri Mulyati diakhiri dengan sesi foto bersama. Prof Sukirno berharap dapat kembali lagi ke SMP Negeri 1 Mandiraja pada kesempatan yang akan datang. Mengingat sebagai Alumni, Beliau memiliki banyak kenangan di sekolah ini.
Tulis Komentar